AND I WED

Daisypath Anniversary tickers

Selamat datang! Jikalau anda telah sampai ke sini maka kemungkinan sangat besar anda adalah seorang calon pengantin, jadi izinkan saya mengucapkan :

Selamat atas rencana pernikahannya, semoga lancar, dan semoga tegar

😉

Dulu, ketika saya bingung hal apa saja yang perlu menjadi pertimbangan dalam memilih vendor atau mencari acuan untuk runutan acara, saya selalu mengandalkan wedding blogs para pengantin yang sudah “lulus” duluan. Oleh karena itu. meskipun pasti nggak terlalu lengkap, berikut beberapa vendor saya yang mungkin bisa dijadikan referensi.

Silakan klik pada nama vendor untuk link ke website/contact masing-masing, dan klik pada tulisan review untuk hasil reviewnya (pelan-pelan ya kalau yang ini, soalnya belum semuanya saya review ahuhuhu).

Semoga cukup membantu ya 🙂

Picture by Kinema : www.kinemastudios.asia

Make Up, Pakaian & Perlengkapan Adat

  • Marlene Hariman (lamaran, pengajian, siraman, akad nikah) | CONTACT | REVIEW
  • Angelina Grace (make up resepsi & sunting) | CONTACT | REVIEW
  • Sanggar Ardhiya (perlengkapan & paes siraman dan akad nikah) | REVIEW
  • Renzi Lazuardi (kebaya akad & resepsi) | REVIEW
  • Djus Masri (songket & demang resepsi untuk orang tua & keluarga) | REVIEW
  • Yasra Studio (kebaya lamaran) | CONTACT | REVIEW

Dokumentasi

  • Kinema (pengajian, siraman, akad nikah, resepsi) | CONTACT | REVIEW
  • Luna (foto pengajian & siraman) | REVIEW

Undangan

  • Siem n Co. (percetakan undangan akad, resepsi, packaging souvenir, kartu ucapan terima kasih, kartu penukar souvenir) | CONTACT 

MC & Entertainment

  • Ibu Ning (MC pengajian, siraman, akad nikah) | REVIEW
  • Denny Wirawan (MC resepsi) | REVIEW
  • Julie & Friends (entertainment resepsi) | REVIEW

Reference & Inspiration Source : Wedding Blogs

Merencanakan pernikahan bisa jadi salah satu hal yang paling mudah dilakukan – seandainya kita sebagai calon pengantin, dan orang tuanya memenuhi beberapa syarat. Yaitu :

  1. nggak banyak maunya, atau
  2. banyak uangnya

Ya emangnya gampang? Bagaimanapun biasanya yang paling banyak maunya itu antara si calon pengantin (perempuan) atau orang tua calon pengantin. Niatnya : ingin acaranya bagus supaya berkesan dan dipuja-puji orang lain sepanjang dunia akhirat. Gimana dong, namanya acara yang insyaallah cuma sekali seumur hidup, masa iya acaranya nggak bagus?

Menurut saya pribadi, cuma segelintir orang niatnya bisa sangat murni saat mengadakan pesta pernikahan. Oleh karena itu, salut buat mereka. Sumpah. Salut. Sebagaimana saya pernah menulis di sini , gampang kok lupa sama tujuan awal yang mulia. Maka dari itu saya titip pesan, semoga nanti kalian selalu ingat tujuan awal memutuskan menikah : to build a family with the person you love, dan tidak terjebak dalam tumpukan keribetan kain brokat, kain tulle maupun souvenir 😉

Untuk baca buku harian Bridezilla bisa dilihat di sini. (semoga bisa jadi pelajaran dan tidak ketularan 🙂 )

3 thoughts on “AND I WED”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s