Halo, 2016

Selamat tahun baruuuuu.
Tadi malam, mungkin pertama kali sejak 20 tahun terakhir : gw tidur saat pergantian tahun. Bahahahah…
Di keluarga besar gw, tahun baru menjadi momen yang lumayan penting soalnya. Nggak ada alasan filosofis apapun sih, lebih karena bokap nyokap seneng aja acara lucu-lucuan yang rame-rame gitu. Maklumlah dulunya suka party.
Waktu gw kecil, biasanya rumah jadi tempat ngumpul temen-temen mereka. Padahal sih cuma main kartu atau board games sambil bakar-bakaran dan nonton tv. Ketika gw dan adik udah agak besar, perayaan tahun baru sambil trip ke luar kota, jadi ya kita ikut aja acara keriaan di hotel tempat nginep.
Begitu kuliah, gw dan adik pasti punya acara sama temen masing-masing, tapi pas pergantian tahun tetep sempetin telpon orang-orang rumah untuk ngucapin selamat tahun baru.
Tapi setelah jadi emak beranak dua, ternyata capek banget yesss bok. Anak yang kedua nyusu kekenyangan trus muntah di sekujur tempat tidur. Kakaknya nggak bisa tidur karena tetangga sebelah pesta kembang api dan petasan. Bageeeusss.
Resolusi? Ah udah lah, sempet mandi aja udah bagus. Hmmm mungkin itu aja deh resolusi 2016 gw : taking good care of myself, at the same time taking care of my family and other additional obligations.
So sekali lagi, meski masih dasteran dan lengket, kami sekeluarga mengucapkan : selamat tahun baruuuu

Advertisements

Hello, 2015!!!

Hari pertama bekerja di 2015 (karena tanggal 2 cuti), mau bikin resolusi ah :

  1. COMMIT to a beauty routine. Karena eh karena, sabun mahal maupun alat canggih pasti tetap nggak ngefek kalau tidak digunakan secara konsisten dan disiplin.
  2. PLAN a working schedule. Supaya waktu di kantor jadi efektif dan efisien — *uhuk jangan dipake blogging uhuk* — targetnya bisa pulang tenggo tanpa ada pending items untuk hari itu
  3. BE PRESENT – for le husband, for le daughter, for le parents. Kurangi kondisi ada dan tiada alias duduk di deketnya sambil pura-pura dengerin padahal main hp *dadah instagram*
  4. FIX financial planning — ayoo semangat menuju CASA YUDHANEGARA di 2016 yaaaaa
  5. READ 1 book a month. Biar makin pinter dan otak nggak buntu

BISMILLAH.

2013-2014

Sekali lagi membuktikan kalau gw anaknya anti mainstream  : bikin posting pergantian tahun setelah tahunnya berganti. Huahahaha, maksaaaaa.

2013 Highlights

  • Yang paling jelas, tentunya adalah HAMDAN! Alhamdulillah dikasih kepercayaan, dan alhamdulillah juga hamilnya nggak nyusahin. Adalah mual-mual dikit tapi nggak signifikan, yang paling penting kayaknya saya lagi di-mentoring sama yang di atas supaya berhenti jadi orang egois dan harus mulai mikirin makhluk mungil ini… Dan ini, nampaknya, akan jadi salah satu pelajaran terbesar dalam hidup.
  • Untungnya sebelum hamil, sempat melalui fase newlywed yang jadwal jalan-jalannya lumayan padat. Alhamdulillah 🙂 Di semester pertama 2013 bertualang ke Cirebon, Yogya, Bandung dan tentunya Bali si destinasi bulan madu kedua.
  • The brother got married. This actually deserves a whole post on its own, tapi masih banyak pergumulan batin yang perlu diselesaikan sebelum menulisnya hihi…
  • Kesempatan-kesempatan baru buat sang suami 🙂 I am so proud of him
  • Pertama kali malam tahun baru full team : Mama Papa, gw, si abang, si anak kecil dalam perut, si adik dan istrinya. Tahun baru kali ini cukup menyenangkan, nggak banyak hingar bingar tapi yang penting banyak ketawanya 🙂

Resolusi 2014

Sejujurnya, saya agak malas bikin resolusi setelah pengalaman bertahun-tahun nggak pernah diwujudkan. Huahahaha, saya perempuan bertekad baja kalau soal tujuan jangka pendek, tapi mental tempe kalau untuk tujuan jangka panjang. Procrastination is my main vice, I guess.

Harapan utama, semoga lancar proses melahirkan (AMIN) dan lancar perjalanan menjadi ibu. Aku deg-degan iki, bisa nggak ya memberikan yang terbaik buat si anak ini?

Harapan berikutnya, semoga keluarga mungil ini bisa semakin solid berjuang bersama menghadapi berbagai tantangan (sekaligus kesempatan) masa depan.

Amin…

2012

Buat saya, setiap tahun pasti ada temanya masing-masing. Tahun 2010 dulu temanya adalah single and ready to mingle (halah), 2011 temanya adalah jalan-jalan, maka 2012 ini ternyata temanya adalah perubahan besar-besaran. 

Saya membuat keputusan besar untuk resign dari perusahaan tempat saya bekerja pertama kalinya, di mana saya sudah meniti karier selama 5 tahun. Pindah ke perusahaan dengan segmentasi yang berbeda, dengan budaya perusahaan yang sangat berbeda pula. 

Tidak lama kemudian, saya dilamar, sehingga 2012 pada akhirnya penuh dengan berbagai hal soal persiapan pernikahan. Status pun berubah, punya peran tambahan sebagai istri. Perencanaan keuangan berubah, banyak kebiasaan yang berubah pula.

Anyway, menutup tahun 2012 ini, dihabiskan bersama teman-teman si abang yang sangat berjasa sepanjang persiapan pernikahan kemarin. Sekalian ada salah satu dari mereka yang mau melamar pacarnya pas pergantian tahun, sambil kasih cincin dan pake berlutut pula. Jadilah kami gantian berjibaku bergerak di belakang layar supaya surprise ini berhasil.

Eh tapi sebelum bantu-bantu, isi perut dulu di Holycow. Memang tidak pernah mengecewakan sodara-sodari. Kalau bukan karena celana udah nggak muat, rasanya mau pesen 600 gram wagyu. Endyang!

20130102-145616.jpg
Mohon maaf cuma ada foto “after”nya, karena udah laper bangeet jadi nggak kepikiran foto yang versi “before”

Pergantian tahun sendiri kita habiskan di Blackhouse Cafe, Jalan Cililin. Tempatnya unik sih, karena setiap lantai punya konsep dan dekor yang berbeda-beda. Awalnya kami reserve di area Heaven yang terletak di rooftop, tapi berhubung seharian hujan terus, akhirnya kami pindah ke area Candy di lantai 2. Sebenarnya sih, di sini kurang cocok ya untuk rombongan kami yang lebih banyak cowoknya daripada cewek. Lah wong itu ruangan dindingnya pink, nuansanya kayak taman-taman tempat bangsawan enghris pada tea party, lengkap dengan bangku taman warna putih dan karpet rumput.  

20130102-145624.jpg
Ada beruang kutub di Hot Chocolate Mint kuuu 🙂

Malam itu Blackhouse kayaknya memang sangat siap untuk menghibur tamunya. Selain bagi-bagiin terompet tahun baru ke tamu yang datang, menjelang pergantian tahun kita digiring ke  rooftop untuk lihat kembang api. Untungnya hujan sudah mulai malu-malu jadi kita bisa menikmati pesta kembang api di sekujur langit Jakarta. Yang agak bingung cuma karena nggak ada penanda waktu apapun di rooftop itu, sehingga akhirnya kita berinisiatif untuk countdown sendiri.

20130102-145634.jpg
Foto sama terompet tahun baru
20130102-145640.jpg
Terima kasih hadiahnya Santaaaaa

Kelar pesta kembang api, ternyata ada Santa Claus yang bagi-bagi hadiah. Ih menyenangkan sekali yaaaa…Aku kan selalu girang kalau dikasih hadiah 🙂

Acara lamar melamar alhamdulillah lancar, pihak cowok berlutut dengan sempurna dan pihak cewek tentunya menerima. Diiringi pula oleh paduan suara “ooooh so sweet banget siiih” dari segerombolan cewek ABG di meja sebelah. Kayaknya kalau sampai pacar teman saya menolak pas dilamar, salah satu cewek itu yang maju dan bilang “I do” hahaha.

Anyways, it was quite a great night. Quite a nice way to send off 2012. So here’s hoping 2013 will be even better 🙂 – or if it’s not, that I’ll be even stronger to make it through. 

20130102-145650.jpg

20130102-145606.jpg
Yang pasti 2013 tidak dihadapi sendiri lagi, tapi bersama partner in crime tercinta 🙂

Nilai raport 2009

Sekitar setahun yang lalu, gue membuat daftar resolusi 2009.

Sekarang tahun 2010 sudah joget-joget gembira di hadapan gue, dan tampaknya sudah saatnya gue mengevaluasi tahun 2009 sekaligus coba-coba bikin resolusi 2010. Ok, satu satu ya kita bahas resolusi sok optimis gue tahun lalu.

1. Belajar nyetir » ini sudah jelas gagal total. TOTAL. Bahkan gue menyentuh setir mobil pun nggak. Dan oleh karena itu, tahun ini akan dimasukkan kembali ke dalam daftar resolusi. Semoga kali ini terlaksana. Amin.

2. Belajar bahasa Jerman atau bahasa asing apapun » ini pun. Gagal. Pekerjaan gue sama sekali nggak memberikan waktu luang secuil pun untuk gue mengembangkan diri dalam aspek lainnya 😦 Dan tahun ini, resolusi ini kembali masuk dalam daftar.

3. Baca satu buku setiap minggu » hmmm… Gagal juga. Alasannya sama, waktu. Beberapa buku yang masih sempat gue baca di tahun 2009 adalah perahu kertas-nya Dewi Lestari (yang bagusss banget), dan 2 buku Sophie Kinsella : Shopaholic & Sister, Un-domestic Goddess. Lihat kan, semuanya buku2 ringan yang mudah dicerna sepulang kantor. Otak gue susah banget soalnya memproses yang rumit-rumit kalau udah di luar jam kantor. Lebih tertarik beristirahat.

4. Dengerin satu album baru setiap minggu » juga. Gagal. Hedeuuh. Sejauh ini tahun 2009 penuh kegagalan yah. Jadi malassss melanjutkan.

5. Lombok/Makassar/Belitung trip » *what’s that folks? Yesss let’s say it together* GA…GALL..!!! But anyway, kegagalan ini nggak terlalu mengecewakan, karena toh pada tahun ini gue berkesempatan menonton COLDPLAY live in concert di singaparna… Ups, maksudnya Singapura. Dannnn tahun ini gue dua kali aja gitu ke sana, 1x utk coldplay, 1x lagi liburan bersama orang-orang spesyell dalam hidup X). Selain itu ada juga liburan ke anyer bersama rekan-rekan kerja, yang ternyata cukup menyenangkan. Karena gue anak pantai sejati, jadi mau kemana aja asal pantai, ya saya senaaang 🙂

6. Menabung rp xxx setiap bulan… Pun gagal. Penyebabnya? The singapore trips :p Tapi, ya sudahlah, at least it was worth it. Semoga tahun 2010 lebih baik lagi yaaa.

7. Katalog digital baju/sepatu » bwaaah apa pula iniii. Gue pun nggak tahu kesambet setan apa yang membuat gue terinspirasi untuk bikin resolusi edan semacam ini. Tentunya gagal. Mepet-mepet juga paling nyokap nandain kotak sepatu pake tulisan spidol besar-besar. Hueee :p

8. Coba resep baru setiap bulan » Lagi-lagi gagal. Satu-satunya resep baru yang gue coba adalah aglio olio yg kemudian gue modifikasi sendiri menjadi meatballo olio (apa sehh)

9. Menulis sesuatu setiap hari » hanya bertahan sampai bulan Maret. Kembali salahkan benda bernama kesibukan. Ya maap deh.

10. Cuma belanja sesuai jadwal, nggak boleh tergiur kata diskon » frase terakhir berhasil lho. Gue nggak kalap lagi kalo ada kata-kata diskon. Masalahnya kadang-kadang nggak diskon pun gue sekarang belanja, gara-gara lagi keasyikan berusaha menjadi perempuan. Sejak ikutan forum ini, gue malah asyik blanjablanji online berbagai produk kosmetik :p sama aja yak parahnya.

Secara keseluruhan 2009 menjadi tahun yang cukup datar buat gue. Putusnyambungputusnyambung ala lagu BBB, pekerjaan yang selalu menyita waktu dan energi, kondisi kesehatan anggota keluarga yang memburuk, suasana kerja yang nggak kondusif, semuanya sakseus seliweran di tahun lalu sehingga resolusi gue terbengkalai ajah semuanya.

Anyway untuk tahun 2010 ini, gue memberanikan diri kembali bermimpi menyusun resolusi.
Sederhana saja, lebih berani menentukan kebahagiaan untuk diri sendiri. kalau memang kondisi saat ini nggak memungkinkan untuk mencapai resolusi-resolusi mini di atas, maka tahun ini gue harus mengubah kondisi itu.
So, here goes.

Sing for Resolutions…?

seperti biasa, tahun baru membawa banyak usaha2 pembaruan. mulai dari yang benar2 baru, maupun gagasan lama yang baru teringat lagi. hehehehe…

tahun ini gue rencananya mau bikin resolusi yang feasible dan bisa menyentuh masing-masing aspek dalam hidup gue. tahap pertama adalah melakukan badai otak (brainstorming. haha. iya gak lucu terjemahannya) buat ngumpulin hal2 apa aja yang gue harap bisa tercapai di tahun 2009. berikutnya akan dilakukan pengkategorian, resolusi itu menyentuh aspek hidup gue yang sebelah mana. selanjutnya dianalisa feasibility-nya (misalnya, mewujudkan perdamaian dunia tentunya tidak tergolong feasible).

masalahnya, sekarang sudah tanggal 8…eh 9 januari deng, dan otak gue terus2an badai aja. gimana bisa nyampe tahap 2? Jadi akhirnya gue berpikir ya sudahlah, biar badai otak ini berlanjut terus aja, sampai gue bisa bikin daftar hal2 apa aja yang pengen gue capai dalam hidup gue. nanti baru setiap tahunnya diseleksi lagi mana yang mau diwujudkan duluan. (justifikasi aja ini sih, sebenernya emang belum sempet mikirin, badainya ketunda2 terus sama badai badai otak buat ngurusin hal2 lain)

jadi sejauh ini, hasil badai otaknya adalah :

  • belajar nyetir!!
  • belajar bahasa jerman
  • atau bahasa asing apapun
  • baca satu buku setiap minggu
  • dengerin satu album baru setiap minggu
  • lombok/makassar/belitung
  • menabung Rp xxxxxxx/bulan
  • katalog digital semua baju/tas/sepatu supaya gak bingung mau pake baju apa
  • coba resep baru setiap bulannnn
  • menulis sesuatu setiap hari (meskipun gak signifikan, yang penting nulis!!)
  • cuma belanja sesuai jadwal (dilarang tergiur kata diskon)

blehhh, baru itu aja nih…

The Journey of 2008

Di hari menjelang pergantian tahun, mungkin menjadi saat yang tepat untuk berefleksi dan berINTROPEKSI (bayangin ya, hari ini ada salah satu presenter berita yang gue gak tau namanya melafalkan kata INTROSPEKSI menjadi INTROPEKSI. Edan.) anyway, kembali ke topik semula, ini mungkin menjadi saat yang tepat untuk refleksi dan introspeksi.

Memang sangat klise, ketika momen menjelang pergantian tahun kemudian membuat orang berbondong-bondong membuat resolusi atau melakukan kilas balik, dimana idealnya setiap jengkal keberadaan kita dihabiskan dengan melakukan kedua hal tersebut. Toh, pengalaman (pahit atau manis) adalah guru yang paling bijaksana, dan cita-cita adalah motor utama kita untuk terus maju. Jadi sangat disayangkan jika dua hal yang seharusnya menjadi teman terbaik kita dalam menjalani hidup, hanya dihadirkan di tanggal 31 desember dan sekitarnya.

Toh, gue termasuk salah satu dari sejuta manusia klise itu. Di tengah realita hidup yang menuntut kita untuk mencari makan (atau tepatnya mencari uang supaya bisa beli makanan), terkadang privasi dan sedikit jeda untuk berdiam diri benar-benar menjadi sebuah barang mahal. Terlalu padatnya rutinitas kemudian membuat kita hanya bisa menikmati waktu berkawan diri sendiri pada fragmen-fragmen tertentu, potongan-potongan kecil dari suatu kesatuan 24 jam. Di dalam bus, sambil menunggu antrean dokter, di dalam taksi, dalam momen-momen kosong inilah kesadaran kita berteriak minta diberi sedikit perhatian. Namun sayangnya ketika kita baru mulai mendengarkan keluh kesahnya, realita kembali memanggil kita.

Halah, terlalu lama berpanjang-panjang begini malah tidak kunjung sampai ke poin utama yang ingin disampaikan. Pada intinya beberapa hari ini jeda-jeda kosong seperti dijelaskan di atas cukup sering mampir di kehidupan gue, dan bayangkan betapa kecewanya gue ketika gue menyadari bahwa (ternyata) ada banyak pertanyaan gue yang (ternyata lagi) belum terjawab, bahkan oleh gue sendiri.

Bingung? Jangan dong. Terkadang terlalu banyak pertanyaan dan kebingungan yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri, namun karena satu dan lain hal (mungkin membutuhkan kontemplasi yang agak lama untuk menjawabnya, atau mungkin denial keburu menghadang di tengah jalan atau berbagai mungkin mungkin yang lain) belum sempat ditemukan jawabannya, dan akhirnya terlupakan… dan kemudian baru tersadarkan sekarang… hiks…

Yah, kembali ke intinya.

Tahun 2008 ini ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan khusus :

  1. starting from the superficial : beberapa bentuk recognition dari institusi tempat gue bekerja atas kinerja gue di tahun sebelumnya
  2. tragedi outbound & sushi tei
  3. cupcake baking frenzies
  4. ketidakjelasan yang dibawa oleh berbagai perubahan di kantor (bleh!), dan mengakibatkan semangat kerja gue sangat sangat sangat sangat sangat menurun (in a way that i’ve never experienced before. I mean, I have had my fair share of ups and downs, but never for so long and so unsalvageable)
  5. menemukan teman-teman baru di tempat kerja yang membuat gue berhasil tetap waras dan selalu teringatkan tentang jiwa muda gue yang masih bergelora hahahahaha  (though i havent shared my dreams with you, but you are some of the things that keep it alive. i love you guys)
  6. berhasil liburan menyenangkan!!!
  7. adik gue lulus dan dapat kerja. YEA!
  8. setahap lebih dekat pada kejujuran 🙂
  9. mulai menulis lagi (meskipun masih terbatas pada notes notes dengan tema-tema kurang penting, tapi sih semoga sejalan dengan progress pada point no.8, temanya bisa lebih penting yaaaa. big thanks to jeng smitten on this one!

hmmmm jadi ada 9 highlight yaaa… lumayanlah… as for the self-inflicted questions, I’ll save that for another time, when I finally find the answer.

Until then, have a HAPPY NEW YEAR EVERYBODYYYYYY….