15 weeks

Minggu ini nggak sempet foto-foto perut karena jadwal weekend lagi padat meratap. Entah kenapa Jakarta dan Bogor macetnya ngajak berantem, yang biasanya perjalanan ke rumah mertua cuma makan waktu 1 jam kemarin kok jadi berjam-jam. Sebenernya nggak cocok juga saya complain berhubung yang nyetir suami dan sepanjang perjalanan saya tidur bwahahaha…

Sampai sekarang berat badan masih belum naik, tapi perut semakin membesar. Iki opo? Mungkin memang turunannya begitu ya, dulu ibu saya juga sampai bulan ke9 tidak nampak hamil kalau dilihat dari belakang. Begitu tampak samping baru deh perutnya kelihatan maju terus pantang mundur, sampai-sampai kalau duduk bisa dipangku di dengkul itu perutnya.

Selama proses persiapan nikah sampai sebelum hamil, berat saya naik cukup banyak (8 kilo totalnya bwahahahaha). 8 kilo itu semuanya terlokalisasi di paha, lengan dan perut. Nah selama hamil, yang di paha dan lengan itu migrasi ke perut, jadi orang-orang malah lihatnya saya semakin kurus hohoho.

Cita-cita sejak dulu adalah jadi mamah mamah kece. Yang hamilnya nggak rewel, nggak gampang capek, gampang diajak kemana aja, dan nggak ngerepotin orang. BUBAR KABEH! Dikit-dikit asam lambungnya naik, berdiri lama dikit udah kecapekan, kena AC langsung migren, betis gampang cenat-cenut, iiiih padahal kan aku ingin melanglang buana dan melihat dunia! Tapi dipikir-pikir ya udah biarin hamilnya loyo asal anaknya nanti sehat walafiat (AMIN!) dan aktif selalu, mamahnya juga dong ya, semoga pasca melahirkan bisa kembali merambah ibukota dan berbagai pelosok dunia.

Satu hal yang paling terasa sejak hamil adalah saya malesssss banget ngurusin penampilan. Males keramas, males mandi, males dandan, bahkan males windowshopping. Yang namanya belanja pakaian itu cuma kalau sudah butuh banget. Baru beli celana hamil karena celananya udah nggak ada yang muat. Beli bra ya karena tetikadi sudah tiada kunjung tertampung lagi. Beli sepatu ya karena udah nggak kuat pakai heels maupun segala jenis alas kaki cantik. Dan kalau belanja, cuma beli satu. Bwahahahahaha, medit amat sih gueeeee? Jadi pas celana nggak muat, cuma beli satu celana hamil aja. Cuci, pake, cuci, pake, sampai akhirnya udah buluk baru beli lagi. Belinya juga cuma satu (kok nggak kapok ya). KENAPA YA INIH!? I so wish to be the glowing preggo women like Kate Middleton and this beautiful blogger. It shouldn’t be hard but I guess I’m just too lazy. *sigh*

 

Advertisements

Author: and.i.try

corporate slave by day. poet by night. rock chick by default. eats cupcakes with a sip of nonsense.

4 thoughts on “15 weeks”

  1. Hore ada temennya yang naiknya ga signifikan.. hahahaha..
    Kalo aku beli celana + baju hamil semua dari ASOS. abis males banget jalan2 cari baju, manalah celana hamil gitu harganya mahal2 T__T Kalo di ASOS bisa cari yang diskonan 70% 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s