The Journey of 2008

Di hari menjelang pergantian tahun, mungkin menjadi saat yang tepat untuk berefleksi dan berINTROPEKSI (bayangin ya, hari ini ada salah satu presenter berita yang gue gak tau namanya melafalkan kata INTROSPEKSI menjadi INTROPEKSI. Edan.) anyway, kembali ke topik semula, ini mungkin menjadi saat yang tepat untuk refleksi dan introspeksi.

Memang sangat klise, ketika momen menjelang pergantian tahun kemudian membuat orang berbondong-bondong membuat resolusi atau melakukan kilas balik, dimana idealnya setiap jengkal keberadaan kita dihabiskan dengan melakukan kedua hal tersebut. Toh, pengalaman (pahit atau manis) adalah guru yang paling bijaksana, dan cita-cita adalah motor utama kita untuk terus maju. Jadi sangat disayangkan jika dua hal yang seharusnya menjadi teman terbaik kita dalam menjalani hidup, hanya dihadirkan di tanggal 31 desember dan sekitarnya.

Toh, gue termasuk salah satu dari sejuta manusia klise itu. Di tengah realita hidup yang menuntut kita untuk mencari makan (atau tepatnya mencari uang supaya bisa beli makanan), terkadang privasi dan sedikit jeda untuk berdiam diri benar-benar menjadi sebuah barang mahal. Terlalu padatnya rutinitas kemudian membuat kita hanya bisa menikmati waktu berkawan diri sendiri pada fragmen-fragmen tertentu, potongan-potongan kecil dari suatu kesatuan 24 jam. Di dalam bus, sambil menunggu antrean dokter, di dalam taksi, dalam momen-momen kosong inilah kesadaran kita berteriak minta diberi sedikit perhatian. Namun sayangnya ketika kita baru mulai mendengarkan keluh kesahnya, realita kembali memanggil kita.

Halah, terlalu lama berpanjang-panjang begini malah tidak kunjung sampai ke poin utama yang ingin disampaikan. Pada intinya beberapa hari ini jeda-jeda kosong seperti dijelaskan di atas cukup sering mampir di kehidupan gue, dan bayangkan betapa kecewanya gue ketika gue menyadari bahwa (ternyata) ada banyak pertanyaan gue yang (ternyata lagi) belum terjawab, bahkan oleh gue sendiri.

Bingung? Jangan dong. Terkadang terlalu banyak pertanyaan dan kebingungan yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri, namun karena satu dan lain hal (mungkin membutuhkan kontemplasi yang agak lama untuk menjawabnya, atau mungkin denial keburu menghadang di tengah jalan atau berbagai mungkin mungkin yang lain) belum sempat ditemukan jawabannya, dan akhirnya terlupakan… dan kemudian baru tersadarkan sekarang… hiks…

Yah, kembali ke intinya.

Tahun 2008 ini ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan khusus :

  1. starting from the superficial : beberapa bentuk recognition dari institusi tempat gue bekerja atas kinerja gue di tahun sebelumnya
  2. tragedi outbound & sushi tei
  3. cupcake baking frenzies
  4. ketidakjelasan yang dibawa oleh berbagai perubahan di kantor (bleh!), dan mengakibatkan semangat kerja gue sangat sangat sangat sangat sangat menurun (in a way that i’ve never experienced before. I mean, I have had my fair share of ups and downs, but never for so long and so unsalvageable)
  5. menemukan teman-teman baru di tempat kerja yang membuat gue berhasil tetap waras dan selalu teringatkan tentang jiwa muda gue yang masih bergelora hahahahaha  (though i havent shared my dreams with you, but you are some of the things that keep it alive. i love you guys)
  6. berhasil liburan menyenangkan!!!
  7. adik gue lulus dan dapat kerja. YEA!
  8. setahap lebih dekat pada kejujuran 🙂
  9. mulai menulis lagi (meskipun masih terbatas pada notes notes dengan tema-tema kurang penting, tapi sih semoga sejalan dengan progress pada point no.8, temanya bisa lebih penting yaaaa. big thanks to jeng smitten on this one!

hmmmm jadi ada 9 highlight yaaa… lumayanlah… as for the self-inflicted questions, I’ll save that for another time, when I finally find the answer.

Until then, have a HAPPY NEW YEAR EVERYBODYYYYYY….

Happy Belated Birthday to (both of) my Grandpas

Di akhir November dan awal Desember adalah ulangtahun kakek gue (dua-duanya)… Tahun ini berhubung gue lagi demam cupcake maka tentunya gue membuatkan cupcake ulangtahun. Tapi gak buat dua2nya sih, karena kakek gue yang satunya anaknya lebih banyak dan biasanya mengakibatkan kue kue ulangtaun yang lebih banyak juga, maka gue bikin kue ini buat kakek gue yang beranak kurang banyak.

Tapi gak tau yah, menurut gue kok terlalu berminyak. Apa yang salah ya? Perasaan resepnya nyontek percis deh. Well anyway, gue bangga karena berhasil menulis dengan icing (wihiiiiiuuuuu…)

(i’m actually cheating a little bit because i’ll be posting this without pictures and adding it later on. I just didn’t want to start 2009 by posting something that actually happened in 2008…. anyways, the grandpa for whom the cake was baked, was hospitalized this week, but thankfully he managed to recover and was permitted to come home today. YEAH! so, hope I can still bake some more cakes for his next birthday and many more birthdays afterwards!!)

New Year, (hopefully) New Enthusiasm

Kalaw suatu hari anda sempat melewati meja kerja saya di kantor, hanya satu saran saya : mending melihat ke arah lain. kenapa eh kenapa? karena eh karena gue adalah salah satu orang yang memiliki tendensi 0% untuk menderita Obsessive Compulsive Disorder. I am THAT messy and unorganized. Mak-dar-it meja gue lebih menyerupai lokasi bekas kerusuhan daripada sebuah meja kerja propesyonal.

andied-camera-035andied-camera-036

Nah berhubung sebentar lagi taun baru dan gue berencana mengambil cuti panjang (yang sayangnya masih belum cukup panjang untuk menghabiskan jatah gue di tahun 2008 — dan yang selalu menjadi sumber kebingungan gue kenapa kita dikasih jatah cuti banyak-banyak padahal mau ngambil cuti aja susahnya minta ampun. yang harus rebutan tanggal lah -biasanya musim liburan- yang bentrok sama meeting lah, yang ini itulah… heran. tapi ya sudahlah, biar topik cuti ini suatu hari nanti dikembangkan lebih lanjut menjadi post yang berbeda). anyway, berhubung sebentar lagi taun baru dan gue berencana mengambil cuti panjang (uhuyyy!), maka 2 hari yang lalu gue terinspirasi untuk membereskan meja gue dan sekitarnya supaya pada saat gue masuk nanti semangat kerja gue naik naik ke puncak gunung. alhasil habislah satu hari untuk sortir dokumen mana yang masih dibutuhin, mana yang nggak, mana yang perlu difiling dan mana yang sebenernya sampah.

Sesudah pulang dengan hati senang karena keesokan harinya gue bisa memulai hari di meja yang bersih cantik dan rapihhh, tiba tiba… tragedi perut gue ditonjok2 mike tyson terulang lagi dan lebih parah lagi, sepertinya semua makanan yang gue makan seharian itu menolak untuk duduk diam di perut gue dan yah… intinya mereka membebaskan dirilah.

Apakah ini reaksi alergi gue terhadap kerapihan dan kebersihan??

ANGKATbanting

sodarasodari yang berbahagia sekalian, sebelumnya perlu saya jelaskan bahwa hari ini adalah salah satu hari angkatbanting… kenapa eh kenapa? begini ceritanya.

angkatbanting pada dasarnya menggambarkan situasi ketika setelah perasaan loe diangkat-angkat, dikasih sayap biar hatinya terbang-terbang setinggi-tingginya, hanya untuk menemukan sesuatu yang bisa bikin kita pengen cepet2 gali lubang di tanah, masup dan gak keluar-keluar lagi sampe badai berakhir (katanya sih badai pasti berakhir, tapi biasanya ketika kita lagi di tengah badai rasanya seperti tidak akan pernah berakhir :p)

laluuuuuuu…hari ini adalah anniversary ke-2 kelulusan gue dari sebuah program MT… yang mana implikasinya adalah hari ini sekaligus menjadi hari kebebasan gue dan 22 orang teman gue di angkatan tersebut. Kenapa eh kenapa? karena eh karena setelah lulus dari program tersebut kita terikat perjanjian untuk tetap berada di perusahaan tersebut selama 2 TAHUN! konsekuensi jika melanggar adalah bayar denda dengan nominal yang cukup bikin mata gue melotot bahkan sampe hampir menggelinding keluar dari lobang mata gue pada saat mau tandatangan kontraknya. emang sih sebenernya di antara kita belum ada satupun yang berniat pindah ke tempat lain (baca: belum laku dijual) jadi sebenernya memang ikatan dinas itu gak jadi beban buat kita. Tapi bagaimanapun rasa kebebasan yang datang bersama hari ulangtahun ke2 ini tetep aja sukses menjadi angin segarrrr di tengah badai topan yang lagi datang bertubitubi…

bahkan kita udah berencana untuk merayakan ulangtaun ini lhooo…. pokoknya gue bangun pagi dengan perasaan semangat juang 45 untuk merebut kembali kemerdekaan (yang sebenernya udah gak perlu diperjuangkan karena otomatis dapet pas 2 taun. tapi biar dramatis aja)

tapi ternyataaaaaaaaaaaaaa dunia memang tidak selebar daun kelor (apa hubungannya sih?). 5 menit sesudah bangun pagi gue ngerasa perut gue kayak ditonjok2 tyson (meniru salah satu iklan TV), keringat dingin udah ngucur2 bahkan gue gak bisa berdiri. gak beres banget itu perut pokoknya, terutama di ulu hatinya. padahal hari itu harus tampil kece untuk nodong tandatangan beberapa petinggi di kantor. harus nyamperin mereka di gunung geulis pula!

akhirnya dengan susah payah, tidur sebentar dan TANPA MANDI gue pake baju dan langsung meluncurrrr… dan setelah berjam-jam luntang luntung nunggu mereka break, gue cuma berhasil dapet SATU tandatangan, padahal yang dibutuhin DUA!!! apakah ini akibat gue gak mandi? (hmmmm….. mungkin ya?)

jadi dengan langkah gontai gue berjalan terseok-seok meninggalkan TKP, bingung mau bilang apa sama anak istri (ini sebenernya cerita apa sih?)…huhuhu susah bener cari duit yaaaa…

untunglah hari yang teruk ini masih berhasil diangkat (dikiiiiiitttt) dengan bertemu temanteman untuk merayakan hari kebebasan. meskipun gak berhasil lengkap karena sayangnya ada beberapa orang yang masih terdampar di luar Jakarta… dan oh ya, hari ini berhasil dapet foto2 waktu liburan ke Ujung Kulon kemarinnnn 🙂 semoga ngangkat yang dikit ini gak ada bantingannya yah.

andied pintaaarrrr part 2

ternyata setelah di episode pertama of “andied pintar” kemarin gue menemukan cara untuk mengimport blog friendster gue ke wordpress, hari ini sodara sodaraaaaaa, gue dengan jenius menemukan bahwa wordpress gue bisa dibikin macam mirrorring gitu ke notes-nya facebook… wawwwww, teknologi memang menakjubkan! meskipun mungkin juga gak ada yang baca ya hahahahaha, tapi gue seneng aja liatnya (sejalan dengan tema narsisme dan kecenderungan untuk merasa bahwa dunia berputar dengan gue sebagai porosnya hahahahaha) 🙂