mengetik, bukan menulis

dulu gue suka menulis. menulis dalam arti sebenar-benarnya ya. bukan cuma menuangkan isi kepala ke dalam bentuk tertulis secara umum, tapi benerbener M E N U L I S . . pake kertas, sama pensil.
bahkan ketika gue lagi nyalin catetan (yang pastinya bukan dateng dari pikiran gue, tapi dari pikiran dosen gue dan diterjemahkan sama temen gue ke dalem buku catetannya), gue sangat sangat menikmati prosesnya.
seolah pensil gue menari di atas kertas, dan setiap dia sedikit bergeser gue menjadi sangat bahagia untuk menemukan bahwa di posisi sebelum dia bergeser sekarang ada jejak-jejak karbon berwarna abuabu gelap tersisa di sana… seolah dia menelurkan butiranbutiran tinta yang sudah menyatu menjadi panjaaaaang sekali seperti telur katak, yang semoga suatu saat menetas dalam pikiran siapa pun yang membacanya, berinkubasi sebentar sebelum akhirnya bermetamorfosa menjadi ide-ide dan gagasan-gagasan baru…
alat tulis yang gak pernah hilang dari must have list gue cuma 2 :

1. pensil mekanik pentell yang kurus transparan warnawarni dan diisi pake isi pensil mekanik ukuran 2B

empuknya passssssss, dan menurut gue emosi dan energi gue pada saat menulis itu bisa kebaca banget dari hasil tekanan pensilnya di kertas. paling suka kalau udah selesai nulis satu halaman terus gue meraba halaman baliknya dan ada gelombang-gelombang tinggi rendah di situ…

2. sapidol snowman warna item

ini juga empuknya pas nih, emosi gue keliatan dari tebel-tipisnya masing-masing garis… dan entah kenapa menurut gue kesan bold dari hasil nulis pake spidol snowman item ini rasanya membuat gue sangat puas melihat hasil akhir tulisan gue. HITAM DIATAS PUTIH. Hitamnya hitam banget pula! hihihihihi…

sampe sekarang pun di saat waktu gue kosong dan punya banyak energi atau lagi banyak emosi (hiihihihihihii, butuh curhat maksudnya) emang rasanya lebih lega untuk menumpahkan semuanya dalam bentuk tulisan tangan… hanya saja tuntutan hidup terkadang menjadikan waktu untuk menuliskan pikiran dengan tangan menjadi barang mahal… maka sekarang gue lebih sering mengetik. bukan menulis.

belum dapet nih tapi feelnyaaa…..

ternyata rasa terkadang memilih datang berjingkat
tak seperti diharapkan…
kukira selalu datang bersama kembang-api meledak
warnai langit hitam semarak dengan lukisan sesaat
untuk lalu meredup larut dalam pekat