renungan lebaran

mungkin lebaran jadi titik balik,
pemicu untuk kembali fitrah seterusnya,
atau cuma perayaan sesaat sebelum kembali larut dalam hari biasa.
toh hari berganti dan kita tetap sama,
insan biasa yang coba temukan tempatnya di dunia.
Manusia tidak sempurna dan penuh luka,
dan begitupun saya…
Maka coba hapus lukamu, jika ada karenaku.
Kikis perlahan dendam agar lebih sempurna jiwa.
Selamat hari raya.
Selamat kembali fitri.
Meski mungkin cuma untuk satu hari.

sedikit neraka di malam takbiran

hari ini matahari bakar Jakarta

tanpa ampun seperti hendak balas dendam yang lama tertunda

beri sedikit rasa neraka untuk para calon penghuninya

tapi mereka cuma tertawa.

katanya; aku tak takut neraka, dia ada di setiap jengkal keberadaanku.

lalu mereka kembali lagi jalani hari

menyeberang jalan dan mencari makan

…..ditulis 9 desember 2005, tapi sesuai untuk gambarkan cuaca hari ini