kata-kata

hari ini gue dapet bulletin yang minta diisi hanya dengan satu kata yang bisa bener-bener menggambarkan masing-masing kategori. terus, gue mentok. entah kenapa, di setiap kategori itu (tadinya) gue secara otomatis menjawab dengan kalimat atau setidaknya frase. Yang pasti bukan hanya satu kata.

Terus akhirnya gue kepikiran,, kenapa ya sekarang kok bahasa indonesia seperti hampir ‘mati’ ? Coba pikir, berapa banyak kata-kata yang kita gunakan sehari-hari kan sebenernya udah bukan bahasa indonesia yang baku, dan banyak sekali yang kata serapan dari bahasa asing (gue jadi pingin baca buku yang judulnya 9 dari 10 kata bahasa indonesia adalah serapan..bener nggak yah judulnya, gue cuma pernah liat sekilas di toko buku, ada yang mau minjemin??)

Nah terus, gue kepikiran juga… kayaknya sekarang ini yang namanya kata-kata itu sudah diumbar habis-habisan, di-exploit sedemikian rupa sampai-sampai banyak sekali kata yang sudah bergeser maknanya (majas apa hayo kalo di pelajaran bahasa indonesia???).

Kita udah terbiasa untuk membungkus maksud hati (yang seringkali tidak mulia) dengan kata-kata yang indah dan berukir-ukir.. sampai-sampai kata-kata bisa dengan mudahnya keluar dari mulut kita, tapi nggak dihayatin beneran..

Intinya : speak.

BAru-baru ini di kantor gue diminta untuk menerjemahkan dokumen yang sifatnya formal, dari bahasa inggris ke indonesia dan sebaliknya… gue berusaha dong untuk bikin yang versi Indonesia-nya beneran pake bahasa indonesia yang baik. Tapi jadi terlalu panjang. Nah terus consultantnya komentar : ternyata bahasa Indoensia itu nggak kaya ya?

Bingung gue, karena menurut gue sebenernya bahasa Indonesia itu kaya kok. dan Indah bunyinya.. gimana nggak kaya? jelas-jelas suku di Indonesia banyak banget dan pasti kan masing-masing nyumbang beberapa kata ke perbendaharaan kata bahasa Indonesia. Cuma masalahnya ya itu dia… nggak dibakukan, jadi nggak ada standardnya, kata ini artinya apa, ini artinya apa. Sementara kata-kata yang baku, jarang sekali dipakai, maka jelas aja kalau orang-orang jadi nggak kenal lagi dengan kata-kata itu…